Tidak hanya di sekolah, saat berjalan di luar rumah Xiao Feng mengaku sering dipanggil bibi karena penampilannya yang terlihat tua. Dulu Xiao Feng menuturkan tidak mengerti akan konsep apa yang disebut cantik dan jelek. Namun seiring bertambah dewasa, ia mulai semakin memperhatikan penampilannya.
“Semakin bertambah usia aku mulai lebih perhatian soal penampilan, dan juga bagaimana orang lain melihat diriku. Aku tidak pernah berfoto dan aku juga berhenti tersenyum,” imbuhnya.

Sementara itu, ayah Xiao Feng menjelaskan bahwa kondisi langka yang diderita sang anak terjadi karena menurun dari sang ibu. Ya, Ibunda Xiao Feng juga menderita sindrom Hutchinson Gilford Progeria.
“Kami tidak membawa Xiao Feng untuk menjalani tes pemeriksaan, ibunya juga punya kondisi yang sama. Kami tahu putri kami mewarisi ini, kami bukan orang berpendidikan jadi kami tidak mengetahui apa-apa tentang penyakit genetik. Setelah ia lahir, sudah terlambat untuk menyesal,” ungkap ayah Xiao Feng yang tidak disebutkan namanya.