Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gara-Gara 600 Ribu Dokter Ilegal, Ribuan Anak Positif HIV AIDS

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Kamis, 05 Desember 2019 |11:50 WIB
Gara-Gara 600 Ribu Dokter Ilegal, Ribuan Anak Positif HIV AIDS
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Beberapa kilometer dari lokasi praktik dr Ghangro, tepatnya di desa Subhana Khan, diketahui terdapat 32 anak dengan HIV positif. Kondisi anak-anak di desa ini sangat mengkhawtirkan, mereka bertubuh kurus dan kurang gizi. Bahkan, beberapa pasien terlihat menangis tak henti-henti.

"Saya minta anak saya ditimbang dan diberi vitamin. Tapi, dokter hanya bisa memberi resep. Saya mesti membeli sendiri obat yang diresepkan. Hraganya mahal, saya tak mampu beli," kata seorang ibu dari anak HIV positif.

Perlu Anda ketahui, di Pakistan pun obat HIV diberikan secara gratis oleh pemerintah, namun karena penyakit ini menyerang organ tubuh lain, maka penyakit lain yang ada di tubuh si anak mesti tetap diobati dan ini menjadi masalah.

penyakit lain yang ada di tubuh si anak mesti tetap diobati dan ini menjadi masalah.

Ya, orangtua pasien HIV positif tak memiliki kecukupan dana untuk membeli obat dari penyakit yang muncul akibat HIV. Alhasil, banyak orangtua yang merasa malu dan trauma karena anak mereka mengidap penyakit HIV.

"Masalah begitu berat. Anak saya diasingkan dari lingkungan masyarakat. Mereka tak mau ngobrol, bersalaman, atau sekadar mengunjungi rumah saya. Alasannya. mereka takut tertular," terang si ibu.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement