HIV (Human Immunodeficiency Virus) merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. HIV akan menyerang sistem kekebalan tubuh yang membuat tubuh menjadi lemah sehingga rentan terkena berbagai penyakit.
Infeksi HIV yang tidak segera ditangani akan berkembang menjadi AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) merupakan stadium akhir dari infeksi virus HIV.
Infeksi HIV terjadi dalam tiga tahap. Tanpa perawatan, penyakit ini semakin memburuk seiring berjalannya waktu dan akhirnya mengalahkan sistem kekebalan Anda. Gejala Anda akan tergantung pada stadium Anda. Berikut tanda-tanda dan gejala infeksi HIV AIDS yang dapat kamu simak, dilansir dalam WebMD, Sabtu(30/11/2019).

Tahap pertama: Gejala Infeksi HIV Akut
Kebanyakan orang tidak langsung mengetahui jika mereka sudah terinfeksi HIV. Gejala ini akan terjadi dalam 2 sampai 6 minggu setelah mereka terserang virus HIV. Inilah saatnya sistem kekebalan tubuh Anda berkelahi. Ini biasa disebut dengan sindrom retroviral akut atau infeksi HIV primer.
Gejalanya mirip dengan penyakit virus lain, seperti penyakit yang sering menyerang manusia yaitu flu. Mereka biasanya bertahan selama satu atau dua minggu dan kemudian hilang kembali. Berikut tanda-tanda awal HIV menyerang tubuh seseorang:
· Sakit kepala
· Kelelahan
· Otot sakit
· Sakit tenggorokan
· Pembengkakan kelenjar getah bening
· Ruam merah yang tidak gatal, biasanya pada tubuh Anda
· Demam
Jika Anda memiliki gejala seperti ini dan mungkin Anda telah melakukan kontak dengan seseorang yang memiliki gejala HIV dalam 2 hingga 6 minggu terkahir, Anda sebaiknya pergi ke dokter dan segera melakukan tes HIV. Tes awal penting karena ada dua alasan. Yang pertama, pada tahap ini kadar HIV dalam darah dan cairan tubuh Anda sangat tinggi. Kedua, memulai pengobatan sesegera mungkin yang dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda dan mengurangi gejala yang dialami.