Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cerita Horor Terowongan Kereta Paledang Bogor, Sering Terdengar Suara Tangisan

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Kamis, 24 Oktober 2019 |13:14 WIB
Cerita Horor Terowongan Kereta Paledang Bogor, Sering Terdengar Suara Tangisan
Terowongan Paledang (Foto: Instagram)
A
A
A

TEROWONGAN Kereta Paledang Bogor terkenal memiliki cerita horor yang cukup mengerikan. Terowongan yang berlokasi di Jalan Paledang Blok Sekolah 17 ini punya masa lalu yang cukup kelam.

Dilihat sekilas, Terowongan Kereta Paledang ini memiliki ruang yang sempit tak seperti terowongan pada umumnya. Hal ini yang kemudian menelan korban jiwa dan banyak sumber menjelaskan, tersimpan cerita horor seperti arwah korban kecelakaan kereta masih ada di sana. Gentayangan!

Seperti diterangkan akun Instagram @mwv.mystic. Terowongan kereta ini memiliki panjang 10 meter dengan ketinggian ruang yang 'ngepas' dengan ukuran keretanya.

 Terowongan Paledang

Dalam keterangan foto, diketahui kalau terowongan ini dibangun di masa penjajahan kolonial. Para leluhur banyak mengorbankan nyawa untuk bisa membuat terowongan kereta Bogor - Sukabumi ini karena kerja paksa. Klik halaman selanjutnya untuk cerita horor di terowongan Paledang lebih lengkap.

Beberapa dari mereka gugur di tengah jalan akibat kelelahan dan kelaparan yang membunuh secara perlahan.

Selain proses pembuatan terowongan kereta yang penuh darah, saat sudah dipakai secara masal pun terowongan ini menelan korban jiwa. Kita tahu kalau kebiasaan orang zaman dulu naik kereta bisa sampai atas gerbong.

 

Nah, kebiasaan itu yang kemudian menjadi gerbang kematian para penumpang kereta. Ya, mereka yang duduk di atap gerbong akan mati mengenaskan ketika kereta menerobos terowongan ini.

Hal tersebut dapat terjadi karena tubuh menabrak dengan sangat kencang ke arah muka dinding terowongan. Karena kejadian itu, menurut beberapa sumber, tubuh korban akan hancur seketika dengan kondisi kepala terputus, badan hancur, hingga bola mata yang keluar.

 Terowongan Paledang

Kabar ini bukan isapan jempol belaka. Kejadian itu benar terjadi pada 2000 dan korbannya adalah pelajar sekitar 12 orang dan bukti lainnya yang memperkuat kemistisan tempat ini ialah banyak orang yang kerap mendengar suara tangisan di area Terowongan Kereta Paledang pada malam hari.

Tidak hanya itu, ada juga suara-suara seperti orang membawa tas berat. Warga sekitar percaya, itu adalah refleksi dari para korban yang arwahnya masih ada di sana. Penasaran mau membuktikan kehororan Terowongan Kereta Paledang ini?

(Dinno Baskoro)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement