INDONESIA memang memiliki banyak kebudayaan dari berbagai pulau yang ada. Berbagai macam kebudayaan, dari makanan hingga kain memiliki ciri khas tersendiri.
Desainer Obin punya pandangan sendiri mengenai Indonesia. Baginya, tanah air ini adalah negeri kain. Mengapa begitu, fakta menjelaskan kalau setiap wilayah di Indonesia punya kain sendiri dan semuanya indah.
Bahkan, kain dari setiap wilayah tersebut punya namanya sendiri, warna kekhasan, dan juga teknik pembuatan yang beragam. Kekayaan ini yang membuat dirinya percaya kalau kain adalah alat pembungkus bangsa. Desainer Obin yakin betul, kain Nusantara akan terus abadi sampai kapan pun.

Meski begitu, Obin mengharapkan adanya sebuah acara yang di dalamnya berisi edukasi kain wastra secara lengkap. Pasalnya, masih banyak orang Indonesia yang belum begitu tahu mengenai makna kain, termasuk di dalamnya terkait motif.
Makanya, Obin berharap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mau merealisasikan keinginannya tersebut.
"Enggak usah acara besar, kecil-kecilan saja. Tapi, masyarakat Indonesia dapat teredukasi dengan baik mengenai kain dan motifnya yang begitu beragam," terangnya di Jakarta Fashion Week 2020, Kamis (24/10/2019).
Menurut Obin, dengan adanya kegiatan tersebut, selain memperkaya pengetahuan masyarakat mengenai kekayaan kain Nusantara, juga secara tidak langsung membuat orang Indonesia mau memakai kain. Ini menjadi penting karena kain itu juga yang menjadi identitas bangsa ini.
"Kalau masyarakat sudah mau memakai kain, mereka akan mencari tahu lebih banyak mengenai warisan bangsa tersebut. Mulai dari nama kainnya, motifnya, warnanya, bahkan cara membuatnya. Jadi, memakai kain itu semacam portal bagi Anda untuk bisa mengetahui lebih banyak mengenai kain," ungkap Obin.

Ia menambahkan, jangan pernah ragu apalagi malu untuk pakai kain. Sebab, dengan menggunakan kain, itu akan membuat wastra Nusantara bakal terus berjaya di tanah air. Jangan sampai masyarakatnya sendiri yang menghilangkan warisan indah tersebut.
Dalam sambutannya, Nadiem juga mengakui dirinya masih harus banyak belajar, khususnya mengenai dunia pendidikan serta mengenai Kemendikbud itu sendiri, baik dari sisi formalitas maupun sisi protokoler.
Dia menegaskan, jika kehadirannya di Kemendikbud bukan untuk menjadi "guru", tetapi untuk menjadi "murid". "Saya mulai dari nol di (bidang) pendidikan. Saya akan belajar sebanyak-banyaknya," kata dia.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.