Asma yang menyerang paru-paru menjadi salah satu penyakit mematikan yang paling sering dialami masyarakat di dunia.
Sebanyak 4,5 persen dari populasi di Indonesia menderita penyakit asma dengan jumlah kumulatif kasus sebesar 11.179.032 penderita.
Sementara Survei Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan 2015 mencatat bahwa penyakit paru-paru kronis adalah salah satu dari 10 penyebab kematian terbesar di Indonesia.

Alhasil asma tidak boleh dianggap remeh karena bisa menyebabkan dampak yang berbahaya apabila tidak dikelola dengan baik. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Subdirektorat Penyakit Paru Kronis dan Gangguan Imunologi, dr. Theresia Sandra Diah Ratih, MHA.
“Asma disebabkan oleh kebiasaan sehari-hari. Penyakit paru kronis tidak bisa disembuhkan tapi hanya bisa ditahan dalam posisi tersebut. Penyakit ini disebabkan oleh polusi udara dan asap rokok,” tutur dr. Theresia dalam acara Healthy Lung, Senin (14/10/2019).