Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Serunya Melihat Atraksi Ikan Paus, Lumba-Lumba dan Penguin di Alam Liar Australia

Mohammad Saifulloh , Jurnalis-Jum'at, 11 Oktober 2019 |17:46 WIB
Serunya Melihat Atraksi Ikan Paus, Lumba-Lumba dan Penguin di Alam Liar Australia
Skull Rock di Taman Nasional Wilsons Promontory, Victoria, Australia (Foto: Saifulloh/Okezone)
A
A
A

Di sepanjang perjalanan terbentang deretan tebing karang raksasa. Burung camar dan rombongan burung lain terbang di atas kapal. Robert memberi tahu tips sederhana agar penumpang tak mual, cukup pandangi saja deretan tebing di sepanjang pantai di sisi kiri. Sementara di sisi kanan Robert menunjuk daratan yang tampak begitu mungil nun jauh di sana sebagai Tasmania. Ya, Teluk Bass yang kami jelajahi tak jauh dari perbatasan Australian dan Tasmania.

Tebing terjal di pantai

Ketegangan dan rasa pasrah yang membuncah akhirnya cair juga ketika mesin kapal perlahan diturunkan kecepatannya setelah dua ekor lumba-lumba tampak berenang di sisi kiri kapal.

Lumba lumba di alam liar

Kapal pun meluncur mengikuti arus ombak dan tak lama kemudian di sisi kanan, kiri dan depan kapal rombongan lumba-lumba silih berganti berselancar bermain bersama ombak. Sungguh luar biasa.

Mercusuar di Australia

Kapal pun kembali bergerak melewati formasi tebing yang di atasnya ada mercusuar. Sekira 10 menit kemudian Robert menunjuk ke arah bebatuan dan tebing yang perairannya dikelilingi tumbuhan berbentuk memanjang seperti lumut warna ungu tua dan kehitam-hitaman. Dia menyebutnya tea trees yang dapat dijadikan bahan kosmetik dan obat-obatan. Wilayah ini disebut sebagai River Tidal.

Bertemu Empat Ikan Paus

Perjalanan kami berlanjut sampai kru kapal berteriak ada ikan paus. Semua mata pun tertuju ke titik yang ditunjuk di kejauhan dan benar saja hempasan ekor ikan paus terlihat membelah lautan. Itu ikan paus pertama yang kami lihat hari ini.

Ikan paung bongkok di australia

(Foto: Instagram Australia)

Sementara itu di sisi kanan kiri dan depan belakang kapal rombongan ikan lumba-lumba berkejaran tiada henti. Muncul pula beberapa singa laut yang malu-malu dan menjauh begitu tahu kedatangan tamu tak diundang. Hanya berjarak sepelemparan batu, terlihat pula koloni penguin di atas bebatuan karang, mereka terlihat santai menikmati suasana tanpa terusik kehadiran manusia.

Kekhusukan kami menikmati kawanan ikan lumba-lumba, singa laut, penguin dan burung-burung liar kembali pecah saat kru kapal berteriak ada ikan paus kedua yang terlihat sambil menunjuk arah. Benar saja, terlihat pecahan ombak dan ekor ikan paus di kejauhan. Kapal pun diarahkan mendekat ke lokasi penampakan ikan paus dan kembali ikan raksasa itu berenang semakin menjauh.

Perairan australia

Kami pun diarahkan kembali mendekati formasi tebing-tebing menjulang tinggi dan perairan di sekitarnya. Perhatian rombongan tertuju lagi ke rombongan ikan lumba-lumba yang tiada henti menari-nari. Teriakan kru kapal kembali terdengar, kali ini menunjuk ke arah kerumunan burung-burung yang terbang di atas laut. Tak lama berselang muncul ikan paus yang terlihat membuka mulut tengah menikmati makan siangnya. Sungguh sempurna.

Ikan paus ke empat pun muncul lagi di arah yang berbeda. Pertama terlihat ekor dan punggungnya saja, kemudian nyaris seluruh tubuhnya. Robert pun berteriak, itu ikan paus keempat yang kita lihat, tapi bisa saja hanya satu ikan paus tapi dari tadi terus mengikuti kita, kelakarnya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement