Edi menyebut, kalau Batu Kursi diduga merupakan petilasan yang digunakan oleh para wali untuk berdiskusi atau rapat. Akan tetapi, itu baru dugaannya semata.
Sedangkan berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Okezone, diketahui batu dengan titik koordinat 06° 49’ 53,2” Lintang Selatan, dan 108° 33’ 50,4” Bujur Timur tersebut, pernah diteliti oleh para ahli arkeologi pada tahun 2011 dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Badan Pengembangan Sumber Daya Balai Arkeologi Bandung.

Penelitian tersebut dipimpin oleh Ketua Tim Drs. Lutfi Yondri M. Hum dan enam anggota peneliti arkeologi lainnya dari Bandung. Menurut hasil penelitian itu, Batu Kursi berasal dari bongkahan batu andesit yang diperkirakan dipahat sebagian agar mendapatkan bidang datar dan bidang senderan. Akan tetapi, masih sedikit informasi yang bisa diambil tentang batu ini.
(Utami Evi Riyani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.