Sang kakek pun hanya menjelaskan bahwa tempat tersebut memang terkenal angker karena masih berupa hutan dan jarang dilewati manusia. Terbukti tidak ada mobil maupun motor yang berani melewati tempat tersebut usai Maghrib karena keangkerannya.
Lebih lanjut kakek Tere pun mengatakan kalau melewati tempat angker yang “berpenghuni” maka ada baiknya membunyikan klakson sebagai tanda permisi. Tapi pada saat itu kakek Tere tidak membunyikan klakson mobilnya saat memasuki hutan.
“Hal inilah yang menjadi alasan mengapa sosok ghaib tersebut muncul. Mungkin mereka ingin menunjukkan eksistensinya kepada manusia sebagai pengingat untuk saling menghormati,” ungkap Tere kepada Okezone.
Usai mendapatkan fenomema menyeramkan itu, perjalanan menuju rumah pun berlanjut dengan lancar. Tidak ada gangguan makhluk halus lain yang dirasakan Tere dan kakeknya hingga sampai di tempat tujuan.
(Utami Evi Riyani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.