Tentunya program STOP ini tidak hanya diterapkan di Kabupaten Jembrana. Namun bisa juga diterapkan di Jakarta sebagai salah satu daerah dengan tingkat kesadaran masyarakat yang minim akan sampah. Adapun beberapa kegiatan yang dilakukan program STOP dalam menanggulangi kebocoran sampah plastik terdiri dari lima hal penting.

1. Melakukan studi diagnostik yang bertujuan untuk memahami bagaimana dan mengapa sampah plastik masuk ke dalam lingkungan serta merancang sistem baru yang dibuat khusus untuk memberantas sampah.
2. Membangun dan menyediakan peralatan agar dapat meningkatkan upaya pengumpulan dan pemilahan sampah.
3. Mempekerjakan tenaga kerja lokal dengan upah yang layak dan kondisi kerja yang baik untuk mengelola sampaj serta menjadi staf pekerja dari sistem pengelolaan sampah yang baru.
4. Bekerjasama dengan organisasi lokal untuk mendorong perubahan perilaku di tingkat masyarakat melalui berbagai program penyadaran dan edukasi. Diharapkan akan lebih banyak orang yang memanfaatkan sistem pembuangan sampah secara optimal.
5. Membersihkan pantai dan sungai dengan berkonsultasi kepada pemerintah daerah.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.