Selain itu, dana sebanyak $ 20 juta atau sekira Rp281,1 miliar telah dialokasikan untuk kampanye peningkatan kesadaran di kalangan pemuda tentang bahaya vape. Terlebih tingkat merokok semakin tinggi menyusul adanya produk rokok elektrik beraroma tersebut.

Gubernur Newsom mengatakan, dia tidak memiliki otoritas eksekutif untuk melarang penyebaran rokok elektrik beraroma.
Tapi dirinya ingin anggota parlemen negara bagian melakukan upaya terkait hal tersebut. Sebab upaya untuk melarang rokok elektrik menemui kegagalan di awal tahun ini.