NAMA Mia Khalifa mendadak terkenal sejak adegan film dewasa yang menampilkan dirinya menggunakan jilbab. Baru-baru ini, Mia mengungkap alasan dirinya melakoni adegan tersebut dan pernyataan itu cukup mengejutkan publik.
Dalam sebuah wawancara di BBC HARDtalk, saat dia mengetahui bahwa para produser menyuruhnya mengenakan jilbab untuk adegan tersebut. Mia Khalifa merasa terintimidasi untuk menolak.
Former adult actress @miakhalifa tells @stephensackur
— BBC HARDtalk (@BBCHARDtalk) August 23, 2019
why now is the right time to talk about the dangers of getting into the porn industry and her hopes of inspiring women who are pressured into the industry. pic.twitter.com/TMxmtiEoZt
"Kata demi kata saya katakan kepada mereka, dengan ini kalian akan membuat saya terbunuh," kata Mia.
Namun ketika ditanya apa yang mendorongnya untuk menyelesaikannya adegan itu, dia menjawab "Sebenarnya aku takut diintimidasi," ujar Mia Khalifa.
Mia Khalifa (bukan nama sebenarnya) mengakui bahwa dia tidak keberatan untuk melakukan hubungan seks di depan kamera, tapi saat mengenakan hijab, ia takut menyuarakan keraguannya.
"Pernahkan kamu merasakan antara takut dan tidak takut? Terlalu gugup untuk berbicara dan mengatakan sesuatu di restoran ketika makanan yang Anda pesan tak kunjung datang dan berkata bagaimana seharusnya?" Jelasnya.

"Aku terintimidasi, aku gugup," katanya.
Mia Khalifa memasuki industri film dewasa pada akhir 2014 dan tampil dalam 12 adegan selama kurun waktu 3 bulan yang membuat namanya menjadi besar di film porno dengan total pendapatan USD12.000 atau sekira Rp170 juta.
Adegan mengenakan hijab membuat kejutan di seluruh dunia dan Mia, yang lahir di Lebanon tetapi bukan seorang Muslim, bahkan menerima ancaman pembunuhan dari teroris dan dicekal oleh beberapa negara Muslim.

Dia keluar dari industri pada awal 2015 dan bergabung dengan perusahaan pertahanan asuransi sebagai paralegal, sebelum bekerja sebagai model pembukuan dan webcam. Kebetulan Mia juga seorang penggemar olahraga, akhirnya dia pindah dari Miami ke Austin, Texas untuk menjadi komentator olahraga.
Mia mengaku masih malu karena peristiwa di film porno tersebut dan dia berkata bahwa akan mengubah segalanya jika ia bisa kembali ke masa lalu. Mia pun memutuskan untuk mempertahankan nama samarannya itu dan folllowernya di Twitter dan Instagram.
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.