“Jika mengenakan pakaian warna gelap memang lebih menarik perhatian nyamuk karena diri kita menonjol dari cakrawala. Berbeda dengan orang yang mengenakan baju warna-warna terang,’ tambahnya.
Faktor terakhir ialah suhu temperatur tubuh, yang berkaitan dengan perbedaan genetik dan perbedaan fisik. Disebutkan lebih lanjut, orang-orang yang memiliki suhu temperatur tubuh lebih tinggi, entah karena banyak berolahraga, atau aktif bergerak, bahkan atau karena mengonsumsi minuman beralkohol, akan punya peluang lebih besar untuk digigit oleh nyamuk karena dilihat nyamuk sebagai ‘mangsa’ yang lebih menarik.
(Utami Evi Riyani)