“Sudah diseret ke pos sekuriti bapak-bapak itu masih tetap enggak mau mengaku. Hingga akhirnya bapak tersebut keceplosan mengatakan ‘Saya tidak suka anak-anak, saya suka pria dewasa’ yang membuat sekuriti percaya bahwa bapak tersebut mengalami kelainan,” imbuh Abas.
Alhasil proses mediasi pun dilakukan untuk menyelesaikan masalah yang telah berlangsung hampir satu setengah jam. Bapak-bapak tersebut akhirnya memohon untuk dilepaskan dan meminta agar sang istri jangan sampai mengetahui kelainan seksual pada dirinya.
“Bapak-bapak itu mengaku telah memiliki lima orang anak. Dia meminta masalah ini segera diselesaikan dengan kekeluargaan. Dia juga memohon-mohon, meminta agar istrinya jangan sampai tahu kalau dia punya orientasi seksual yang berbeda,” tuntasnya.
(Utami Evi Riyani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.