Rupanya Anto melihat semua yang terjadi bukan sebagai penghalang bagi Ia dan keluarga kecilnya. Ia bertanggung jawab dan termotivasi agar keluarganya memiliki kehidupan yang layak dan terjamin masa depannya.

Sementara itu, Anto sendiri tidak tahu harus berapa lama menjalani LDR dengan istri dan kedua anaknya. Dia tidak ingin memaksa istrinya untuk ikut bersamanya ke Ambon.
"Bahkan saya membiarkan istri saya tetap kerja sebagai PNS setempat dan merawat anak-anak. Karena, sebagian keluarga besar Istri saya berasal dan tinggal di Kalimantan," tutupnya.
(Helmi Ade Saputra)