PEMADAMAN listrik secara serentak di kawasan Jabodetabek hingga Jawa Barat pada Minggu siang kemarin membuat masyarakat kelimpungan. Terlebih, mati lampu tersebut terjadi selama berjam-jam. Bahkan, di beberapa wilayah baru menyala pada subuh tadi.
Imbas pemadaman tersebut aktivitas masyarakat menjadi terganggu. Sebab perangkat elektronik tidak berfungsi dan kesulitan akses komunikasi karena gangguan sinyal. Permasalahan lainnya ketika mati lampu dialami oleh ibu menyusui. Hal ini dikarenakan mereka menyimpan stok ASI perah alias ASIP yang dibekukan di lemari es.
Pemadaman listrik selama berjam-jam tentu membuat ibu menyusui khawatir stok ASIP-nya akan mencair. Sebab ASIP yang mencair harus segera dikonsumsi dalam waktu 4 jam.

Bila tidak, maka harus dibuang karena tidak bisa dikonsumsi lagi. Hal itu tentunya membuat para ibu menyusui sedih karena perjuangan memerah ASI tidaklah mudah.
Seperti seorang ibu bernama Rina Aldhila, yang harus pusing karena mati lampu di rumahnya berlangsung cukup lama, mulai pukul 12 siang hingga setengah 5 pagi tadi.
"Pokoknya selama mati lampu freezer-nya enggak saya buka sama sekali, biar enggak ada perubahan suhu. Tapi 'kan tetap saja kalau mati lampunya selama kemarin degdegan juga," tutur Rina sewaktu dihubungi melalui pesan singkat, Senin (5/8/2019).
Hal yang paling dikhawatirkan ibu menyusui kala mati lampu.
Setelah listrik menyala, dia pun langsung mengecek stok ASIP di lemari es. Rina bersyukur stok ASIP-nya masih bisa terselamatkan alias aman dan tidak mencair. Meskipun ada beberapa kantung yang diletakkan di bagian depan mencair.
"Enggak banyak sih, cuma 3 kantung. Alhamdulillah sisanya masih tertolong. 'Kan ngenes kalau sudah mengumpulkan ASI dengan perjuangan tapi harus terbuang cuma-cuma hanya karena mati listrik," ujar Rina.

ASIP yang sudah mencair terpaksa dibuang olehnya dan tidak diberikan kepada anak. Sebab Rina juga tidak tahu pasti kapan ASIP tersebut mencair. Dirinya tidak berani memberikan kepada sang anak yang belum genap berusia satu bulan karena takut kualitas ASI sudah tidak bagus.
Rina berharap semoga pemadaman listrik tidak terjadi lagi. Baginya tidak ada yang lebih mengkhawatirkan dibanding stok ASIP yang mencair dan terpaksa dibuang pada saat mati listrik. "Ibu menyusui semua pada ketar ketirnya sama ASIP bukan sama sinyal. Hehe," tandas Rina.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.