WORLD Breastfeeding Week atau Pekan Menyusui Sedunia adalah sebuah event untuk mendorong agar para ibu mau memberikan ASI kepada anaknya. Pekan menyusui biasanya berlangsung dari 1 Agustus hingga 7 Agustus.
Pekan Menyusui Sedunia ini merupakan kampanye global utama dari Aliansi Gerakan Menyusui Dunia dan memiliki jangkauan terbesar untuk gerakan menyusui. Perayaan ini juga dilakukan oleh para selebriti Tanah Air, salah satunya Cici Panda.
Dalam akun Instagram pribadinya @pandasuper, Cici Panda mengunggah foto saat menyusui anaknya yang bernama Alika. Dalam keterangan foto tersebut, Cici Panda menceritakan pentingnya menyusui.
"Percayalah.. ini pose nyusuin Kamala sehari-hari jadi gambaran diposter-poster seorang ibu mendekap anaknya dengan posisi syantik sambil menyusui hanya terjadi di beberapa bulan saja.. sisanya akrobatic nenen.." tulis Cici Panda.
Menurutnya, banyak yang tidak akan terbayang bagaimana bisa pantat bayi berada di atas wajah, tetapi mulutnya menempel di payudara. "Ada beberapa hal yang baru bisa dipahami ketika menjalani .. Tapi percayalah, ke-elastisan payudara busui itu FANTASTIS 🤣," tulisnya.
"Btw buat ibu ibu yang sudah berusaha untuk menyusui tapi karena satu dan lain hal gak berhasil.. it's okay too.. all is well ♥️," tambah dia.
Lantas, sebenarnya apa sih manfaat Air Susu Ibu (ASI) bagi bayi? Dilansir dari situs Parents, Jumat (02/08/2019) berikut Manfaat ASI bagi bayi:
1. Melindungi dari alergi dan Penyakit kulit
Protein dalam susu sapi dan susu formula kedelai dapat merangsang reaksi alergi, sedangkan protein dalam ASI lebih mudah dicerna oleh bayi.
2. Lebih baik mengkonsumsi ASI dibanding kan susu formula
Dengan baiknya mengkonsumsi ASI, akan terhindari dari penyakit sakit perut, diare, dan sembelit. Biasanya bayi yang mengkonsumsi susu formula akan rentan mengalami penyakit di antaranya. Dan tidak semua bayi dapat mengkonsumsi susu formula dengan baik.
3. Mengurangi risiko virus, infeksi saluran kemih, penyakit radang usus, flu perut, infeksi telinga, dan infeksi pernapasan
Bayi yang diberi susu formula tiga kali lebih mungkin menderita infeksi telinga daripada bayi yang disusui, dan hingga lima kali lebih mungkin menderita paru-paru basah. Dan infeksi saluran pernapasan bawah.
4. Mengurangi risiko SIDS (kematian mendadak pada bayi)
Meskipun hubungannya tidak jelas, bayi yang disusui hanya setengah dari jumlah kasus SIDS seperti halnya bayi yang diberi susu formula. Biasanya bayi yang mengalami SIDS berumur di bawah 1 Tahun.
5. Menjadikan vaksin lebih efektif.
Bayi yang disusui memiliki respons antibodi yang lebih baik terhadap vaksin daripada bayi yang diberi susu formula.
6. Melindungi dari penyakit Meningitis tulang belakang, Diabetes tipe 1, dan Kanker Kelenjar getah bening.
Ada faktor imun dan sel darah putih melalui ASI. Agar mendapatkan perlindungan pertama pada saluran cerna bayi.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.