Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fakta Mengerikan Black Death, Wabah yang Pernah Tewaskan Sepertiga Penduduk Eropa

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Minggu, 21 Juli 2019 |15:00 WIB
Fakta Mengerikan <i>Black Death</i>, Wabah yang Pernah Tewaskan Sepertiga Penduduk Eropa
Wabah black death yang sepertiga penduduk Eropa (Foto : Express)
A
A
A

Black Death memang kurang familiar di telinga kita. Tapi, penyakit ini ternyata pernah menjadi bagian dalam sejarah dunia. Sebab, karena wabah tersebut, sepertiga penduduk Eropa tewas mengenaskan!

Seperti yang dijelaskan History, wabah penyakit ini menyerang Eropa dan Asia pada pertengahan 1300-an. Penyakit itu tiba di Eropa pada Oktober 1347, ketika 12 kapal dari Black Sea merapat di pelabuhan Sisilia di Messina.

Orang-orang yang berkumpul di dermaga disambut dengan kejutan yang mengerikan: Sebagian besar pelaut di atas kapal tewas dan mereka yang masih hidup sakit parah dan ditutupi oleh bisul hitam yang mengeluarkan darah dan nanah.

Pihak berwenang Sisilia buru-buru memerintahkan armada "kapal kematian" keluar dari pelabuhan, tetapi sudah terlambat: Selama lima tahun setelah itu, Black Death membunuh lebih dari 20 juta orang di Eropa - hampir sepertiga dari populasi benua.

infografis tikus

Proses Black Death Menyerang Eropa

Perlu diketahui, sebelum "kapal-kapal kematian" masuk ke pelabuhan di Messina, banyak orang Eropa telah mendengar desas-desus tentang "Wabah Besar" yang mengukir jalur maut melintasi rute perdagangan Timur Dekat dan Timur Jauh.

Memang, pada awal 1340-an, penyakit itu telah melanda China, India, Persia, Suriah dan Mesir. Namun, orang Eropa hampir tidak dilengkapi untuk realitas mengerikan dari Black Death.

"Untuk pria dan perempuan, pada awal penyakit, pembengkakan terjadi baik di pangkal paha atau di bawah ketiak. Tanda itu menempel dengan besaran seperti sebuah apel biasa, yang lainnya sebesar telur. Di awal kita menyebutnya sebagai wabah bisul," tulis penyair Italia Giovanni Boccaccio.

tikus pengerat

Selain muncul bisul, darah dan nanah merembes keluar dari pembengkakan aneh itu yang diikuti oleh sejumlah gejala tidak menyenangkan lainnya seperti demam, kedinginan, muntah, diare, sakit dan nyeri yang mengerikan - dan kemudian, dalam waktu singkat, kematian.

Black Death sangat menular, bahkan walau hanya menyentuh pakaian. Jadi, setelah Anda menyentuh baju pasien Black Death, di tubuh Anda akan muncul dengan sendirinya bisul yang sama. Penyakit ini juga sangat efisien. Orang-orang yang sangat sehat ketika mereka pergi tidur di malam hari bisa mati di pagi hari.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement