4. Kelebihan berat badan atau obesitas
Semakin berat tubuh, maka semakin banyak darah yang dibutuhkan untuk memasok oksigen dan nutrisi ke jaringa. Ketika volume darah yang beredar melalui pembuluh darah meningkat, maka tekanan pada dinding pembuluh darah juga meningkat.
5. Kurang aktivitas fisik
Orang yang tidak aktif secara fisik cenderung memiliki detak jantung yang lebih tinggi. Semakin tinggi detak jantung, maka semakin keras jantung harus bekerja. Hal itu membuat semakin kuat kekuatan pada pembuluh darah yang menaikkan tekanan darah. Selain itu, kurangnya aktivitas fisik juga meningkatkan risiko kelebihan berat badan.

6. Merokok
Dalam jangka pendek, merokok dapat meningkatkan tekanan darah. Tapi dalam jangka panjang bahan kimia dalam tembakau yang ada pada rokok dapat merusak lapisan dinding pembuluh darah. Hal ini menyebabkan pembuluh darah menyempit dan meningkatkan risiko penyakit jantung. Hal yang sama bisa terjadi pada perokok pasif.
7. Terlalu banyak menambahkan garam ke makanan
Konsumsi garam berlebih pada makanan dapat menyebabkan tubuh menahan cairan yang meningkatkan tekanan darah.