Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wabah Chikungunya Sebabkan Warga Bogor Tak Bisa Jalan, WHO Sarankan Pencegahan Sederhana Ini

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Selasa, 09 Juli 2019 |11:03 WIB
Wabah Chikungunya Sebabkan Warga Bogor Tak Bisa Jalan, WHO Sarankan Pencegahan Sederhana Ini
Gigitan Nyamuk (Foto: Pixabay)
A
A
A

PULUHAN warga di Kampung Pasarean, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terjangkit virus chikungunya. Pasien mengeluhkan nyeri di tulang hingga beberapa dari mereka tak bisa berjalan.

Menurut data yang dihimpun dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, sampai berita ini dimuat di Okezone, tercatat ada sebanyak 64 warga yang terjangkit virus chikungunya di wilayah tersebut.

Perlu Anda ketahui, penyakit ini bisa muncul akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus pembawa virus chikungunya. Gejala yang biasa timbul akibat penyebaran virus di tubuh ialah serangan demam dan nyeri sendi secara mendadak.

Meski saat ini sedang mewabah di daerah Kabupaten Bogor, Kementerian Kesehatan tidak pernah mencatat adanya laporan kematian akibat chikungunya. Namun, itu bukan berarti Anda bisa lengah dari masalah ini.

Pencegahan perlu dilakukan agar terhindar dari sebaran virus yang bisa datang dari mana saja. Terlebih, medium penularannya ialah nyamuk dan ini sulit untuk dikendalikan jika tidak ada proteksi diri yang baik.

Nah, bicara mengenai pencegahan virus chikungunya, World Health Organization (WHO) menyarankan beberapa tindakan yang bisa dilakukan. Bagaimana pencegahan paling sederhana tersebut?

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement