Setiap orangtua tentunya setuju, jika pendidikan adalah hal yang penting untuk seorang anak. Tentu saja dengan pendidikan yang baik, seorang anak diharapkan dapat hidup lebih sejahtera dan sukses. Disisi lain, biaya pendidikan di Indonesia kian hari, kian mahal. Apa yang dapat dilakukan oleh orangtua untuk menyiapkan dana pendidikan anak?
Belum semua orangtua menyadari pentingnya merencanakan dana pendidikan anak, mulai sejak dini. Padahal jika Anda mulai merencanakan keuangan dan berinvestasi sejak dini, Anda memiliki peluang untuk menyiapkan dana pendidikan Anak.
Indah Hapsari, Co-Founder and Head of Adviser Jouska Indonesia mengaku seringkali mendengarkan keluh kesah klien mengenai biaya pendidikan anak. Mereka merasa membiayai pendidikan anak, sangat memberatkan keuangan keluarga. Ada juga yang datang bertanya, Pak Anak saya tahun depan akan masuk kuliah, tetapi saya belum mempersiapkan biayanya. Ada juga orangtua yang memaksakan anaknya untuk masuk ke luar negeri, padahal belum memiliki persiapan yang cukup. Sebenarnya dana pendidikan anak itu dapat direncanakan dan disiapkan mulai sejak dini. Pertanyannya: Apakah Anda sebagai orangtua memiliki komitmen untuk mempersiapkan dana pendidikan anak atau tidak?
Indah menyebutkan, yang pertama adalah mencatat kemampuan keuangan termasuk aset-aset lainnya agar menyesuaikan besaran dana yang bisa disisihkan.
"Pertama punyanya berapa, bukan tujuannya apa karena tujuan bisa dibentuk dan menyesuaikan keadaan lho. Nah untuk dana pendidikan lebih ke aset yang gampang cair aja seperti tabungan, deposito, obligasi, emas," kata Indah Hapsari saat ditemui di ShopBack Class - Financial Talk: Preparing Your Children's School Funds Wisely, di Jakarta, belum lama ini.
