Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Stroke Mata yang Mungkin Anda Tak Tahu

Agregasi Hellosehat.com , Jurnalis-Rabu, 03 Juli 2019 |12:35 WIB
4 Stroke Mata yang Mungkin Anda Tak Tahu
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

MUNGKIN Anda berpikir bahwa stroke hanya terjadi di otak saja. Jangan salah, selain di otak stroke juga bisa menyerang mata. Kondisi ini disebut stroke mata.

Stroke mata terjadi akibat sumbatan pada pembuluh darah menuju ke saraf mata maupun yang berasal dari saraf mata. Stroke mata itu sendiri ada beberapa jenis. Apa saja tipe stroke mata yang paling umum?

Tergantung dari jenis stroke mata yang dialami, gejala dan cara mengobatinya mungkin bisa berbeda. Berikut adalah 4 tipe stroke mata yang perlu Anda ketahui:

Tipe stroke mata ini terjadi akibat adanya penyumbatan pada aliran darah utama yang menuju ke saraf mata.

1. Oklusi arteri retina sentral

Tipe stroke mata ini terjadi akibat adanya penyumbatan pada aliran darah utama yang menuju ke saraf mata. Akibatnya, saraf mata jadi kekurangan oksigen dan asupan nutrisi.

Gejala yang dirasakan umumnya berupa penurunan penglihatan menyeluruh. Penurunan kemampuan melihat terjadi pada salah satu mata secara mendadak, tanpa disertai mata merah ataupun rasa nyeri.

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko oklusi arteri retina sentral, antara lain tekanan darah tinggi, riwayat stroke, merokok dan obesitas.

Pada jenis stroke mata ini, penanganan harus dilakukan cepat dalam waktu kurang dari 24 jam. Penanganan yang cepat dapat mempersempit kemungkinan terjadinya kerusakan saraf permanen yang berujung kebutaan.

Penanganan dapat dilakukan dengan menggunakan obat minum, obat tetes, tindakan operasi, atau kombinasi ketiganya.

Tipe stroke mata yang satu ini terjadi karena sumbatan pada salah satu dari aliran darah cabang.

2. Oklusi arteri retina cabang

Tipe stroke mata yang satu ini terjadi karena sumbatan pada salah satu dari aliran darah cabang. Akibatnya, gangguan penglihatan bersifat sebagian, atau hanya pada salah satu area (atas/bawah/kiri/kanan).

Pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk jenis stroke mata ini meliputi pemeriksaan darah lengkap, tes gula darah, dan fungsi jantung untuk mencari kemungkinan penyebab dari sumbatan.

Pengobatan untuk jenis stroke mata ini tidak seagresif seperti pada oklusi arteri retina sentral. Pengobatan biasanya lebih bertujuan untuk mencegah kekambuhan gejala di kemudian hari.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement