3. Gerhana matahari total dengan durasi terlama
Gerhana yang terjadi pada 29 Mei 1919 di kawasan Amerika Selatan, Amerika Tengah, dan Afrika ini, diyakini menjadi Gerhana matahari total dengan durasi pengamatan terlama yang pernah tercatat oleh sejarah yaitu selama 6 menit 51 detik.
Bahkan jika tahun-tahun sebelumnya, gerhana matahari total dipercaya sebagai kehendak tuhan, maka pada tahun tersebut, gerhana matahari total mulai dapat diamati dari sisi ilmu pengetahuan. Bahkan fenomena tersebut dikonfirmasi oleh teori Albert Einstein tentang relativitas umum, yang menggambarkan gravitasi sebagai pembengkokan ruang dan waktu.
4. Gerhana matahari total di Indonesia, 1983
Gerhana matahari total yang terjadi pada 11 Juni 1983 tersebut melintasi jalur Jawa di Indonesia. Saat itu terjadi kehebohan luar biasa, karena peristiwa tersebut ditayangkan secara langsung di televisi. Tidak hanya itu, pembodohan massal juga terjadi sehingga suasana sedikit mencekam.

Jalan-jalan sepi karena warga dilarang keluar rumah, ada informasi yang beredar jika melihat gerhana bisa membuat mata buta. Pemerintah meliburkan seluruh kegiatan, warga dihimbau untuk berada di dalam rumah dan menyaksikan siaran gerhana melalui televisi. Bahkan di kampung-kampung pintu rumah dikunci dan jendela ditutup.
5. Gerhana matahari total di Indonesia, 1995
Gerhana matahari total pada 24 Oktober 1995 melintasi Indonesia hanya di Kepulauan Sangihe dan Talaud. Walaupun hanya terjadi selama 1 menit 53 detik, yang termasuk waktu pengamatan gerhana yang pendek, Astronom asal Belgia Patrick Poitevin, merasa terkesan dengan gerhana tersebut dan menganggapnya termasuk gerhana matahari total yang terindah.