Ia menambahkan, tampilan shapewear milik sendiri tidak menyerupai bentuk Kimono pada umumnya. Kim Kardashian dianggap menggunakan nama Kimono karena mirip dengan namanya sendiri.
Beberapa netizen juga sempat melontarkan protes keras kepada Kim di sejumlah media sosial.
“Terima kasih telah menghancurkan budaya Jepang! Budaya kami tidak untuk kamu permainkan,” kata seorang pengguna Twitter.
“Sepertinya kamu tidak memiliki rasa hormat untuk orang yang bukan dari keluargamu, bukan?,” tulis seorang pengguna Instagram.
Melihat respons negatif yang datang bertubi-tubi, ibu empat anak itu mengumumkan akan mengganti nama shapewearnya. Dalam unggahan terbaru, Kim menulis di Twitter bahwa dia selalu mendengarkan, belajar dari pengalaman, untuk berkembang menjadi lebih baik. Ia pun hendak meluncurkan kembali projek shapewear tersebut dengan nama baru.
“Menjadi seorang entrepreneur menjadi salah satu tantangan paling berharga yang pernah saya terima dalam hidup saya. Saya bisa bertahan di industri selama bertahun-tahun juga karena membangun komunikasi yang baik dengan penggemar dan publik. Saya sangat menghargai semangat dan perspektif kalian,” tulis Kim.
“Merek dagang dan produk saya dibuat dengan keterbukaan untuk umum dan keragaman. Setelah pertimbangan serta pemikiran yang cermat, saya akan meluncurkan merek Solutionwear saya dengan nama baru,” tukasnya.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.