WABAH Hepatitis A yang menerjang Kabupaten Pacitan beberapa waktu lalu telah membuat penyakit yang satu ini menjadi sorotan masyarakat luas. Banyak masyarakat yang mencari tahu mengenai ciri-ciri seseorang yang mengidap penyakit yang satu ini.
Sebagaimana diketahui Hepatitis A adalah penyakit berupa peradangan hati yang disebabkan oleh virus. Hepatitis A ini dapat membuat penderitanya mengalami kesakitan ringan hingga berat jika tidak ditanggulangi dengan baik.
Tentunya sebagian dari masyarakat banyak khawatir dan bertanya mengenai gejala apa saja yang ditimbulkan dari Hepatitis A? Pada dasarnya setiap penyakit memiliki ciri khasnya tersendiri. Bahkan dalam Hepatitis A terdapat beberapa fase yang terbagi dari beberapa tahapan.

Menurut sumber yang diperoleh dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) terdapat setidaknya tiga fase yang wajib Anda kenal secara seksama ciri-cirinya. Setiap fase memiliki gejala klinis yang berbeda satu sama lainnya.
Dalam artikel ini Okezone akan menjabarkan beberapa tanda dan gejala klinis apabila seseorang terinfeksi Hepatitis A.
1. Fase Pre Ikterik
Pada fase ini seorang penderita akan merasa tidak enak badan, anoreksia, nyeri kepala, demam menggigil, diare, mual muntah, sakit perut, nyeri badan, urin berwarna pekat menyerupai teh, dan feses berwarna gelap.

2. Fase Ikterik
Pada fase kedua seseorang akan merasakan demam, timbul warna kuning pada tubuh, sklera dan kulit tampak kuning seperti kuning jeruk, warna urin pekat selama beberapa hari. Ikterus terjadi hingga 2 minggu dan berkurang setelah 4-6 minggu.
3. Fase Konvalesens
Fase ini biasanya terjadi setelah 6-8 minggu. Beberapa cirinya adalah kurangnya inflamasi, terjadinya regenerasi sel, nafsu makan membaik, hilangnya ikterus, urin dan feses kembali normal.
Lama inkubasi virus Hepatitis A ini sekira 10-50 hari. Namun, rata-ratanya adalah sekitar 28 hari. Lamanya periode inkubasi dipengaruhi oleh kadar virulensi. Menurut World Health Organization (WHO) terdapat 1,4 juta pasien Hepatitis A di seluruh dunia setiap tahunnya.
Namun, kabar baiknya penderita Hepatitis A sebagian besar dapat mengalami penyembuhan sendiri dengan risiko kematian yang sangat kecil sebesar 0,1-0,3 persen.
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.