Jadi, misalnya saat di lokasi kejadian, si hantu tidak berani mendekatkan diri ke manusia, nah, tampil di foto adalah cara lain yang dilakukan si hantu untuk bisa menyampaikan pesan.
"Dia (hantu) pengin menyampaikan suatu pesan. Sehingga setelah kita keluar dari tempat kejadian, potret mereka terlihat di ponsel. Jadi, tadi dia pengin ngomong sesuatu ke kita, tapi nggak kesampean. Makanya dia muncul di foto kamera," ungkap Furi Harun.
Namun, Furi Harun juga menyesalkan adanya hasil foto hantu yang palsu. Bahkan, foto tersebut menampilkan bentuk si hantu dengan sangat detail dan tampak sangat nyata. Hal ini yang kemudian membuat publik meragukan makhluk halus bisa muncul di foto atau rekaman video.
Sebagai perempuan Indigo, Furi akan sangat mudah membedakan mana foto penampakan hantu yang asli, dan mana yang palsu.
"Itu dengan melihat energi makhluk halus yang berhasil terciduk kamera ponsel atau rekaman video. Kalau memang energi itu hidup, saya bisa berkomunikasi dengan hantu tersebut. Kalau yang palsu, ya, tidak ada energi yang saya rasakan," tuturnya.
Itu juga yang membuat Furi ragu kalau manusia biasa atau bisa dikatakan bukan indigo bisa mendeteksi apakah itu foto penampakan hantu yang asli atau palsu. Sebab, mereka yang bukan indigo, ya, tidak akan bisa merasakan energi tersebut apalagi berkomunikasi dengan hantu yang ada di foto.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.