Gong yang berukuran seperti milik tukang es ini dimainkan dengan cara dipukul-pukul ke kepala. Tiga hari kemudian tulah pun kembali berasa. Ia mengalami demam hingga dirawat ke rumah sakit hingga dua minggu lamanya.
Sama halnya dengan payung keramat. Sang penulis mengaku sempat membuka payung tersebut dan merasakan hawa yang sangat tidak enak saat berada di bawah benda itu. Untungnya tidak ada tulah yang mengenainya hingga jatuh sakit.
Benda terakhir yang sempat ia mainkan adalah tongkat yang ada di rumah neneknya. Tongkat pusaka itu ia mainkan layaknya seorang jompo yang kesulitan berjalan. Seakan tak kapok, sang penulis pun kembali terkena tulah.
Ia mengalami panas tinggi, beruntung penyakit tersebut berhasil diredam hingga ia tak perlu dilarikan ke rumah sakit. Usut punya usut semua benda magis tersebut adalah milik sang nenek.
Sejak dua tahun yang lalu sang nenek mengalami sakit dan hanya bisa terbaring saja di kasur. Pengobatan yang bisa dilakukan sang nenek saat ini hanyalah terapi berjalan. Karena kakinya sudah miring.
So, bagaimana pendapat Anda mengenai hal ini? Percayakah bahwa benda gaib itu memang ada?
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.