Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Paspor Rusak Kena Air, Mantan Miss Universe Australia Tertahan di Bali

Pradita Ananda , Jurnalis-Sabtu, 22 Juni 2019 |15:05 WIB
Paspor Rusak Kena Air, Mantan Miss Universe Australia Tertahan di Bali
Tegan Martin tertahan di Bali (Foto: Pixabay)
A
A
A

Saat sedang traveling, terlebih lagi bepergian ke luar negeri. Sejatinya kita memang harus menyiapkan diri dan juga mental, menghadapi segala kemungkinam kejadian tidak menyenangkan yang bisa terjadi selama di dalam perjalanan.

Contohnya seperti yang belum lama ini dialami oleh mantan Miss Universe Australia, Tegan Martin saat berada di Bali. Ia harus tertahan karena mengalami masalah dokumen perjalanan.

Wanita 26 tahun ini, sebagaimana dilaporkan The sun, Sabtu (22/6/2019) diketahui tertahan saat proses imigrasi di bandar udara Denpasar. Ia terpaksa tidak bisa terbang karena ada kerusakan pada paspor miliknya.

Paspor

 (Foto: The Sun)

Kerusakan tersebut ternyata adalah di mana paspor milik Tegan terlihat ada bekas water mark di dalamnya. Membuat lembaran kertas paspor Tegan, tidak mulus, tidak rapi, dan sedikit berkerut.

Melalui akun laman Instagram miliknya, Tegan mengungkapkan dirinya sempat merasa kebingungan karena tidak menyangka akan tertahan di konter imigrasi, karena ada water mark di paspor miliknya. Tegan bahkan sempat bertanya kepada para pengikutnya, apakah ada di antaranya yang mengalami kejadian serupa seperti dirinya, sebagai keterangan yang ia tulis dalam unggahan foto yang menunjukkan bagian paspornya yang terkena water mark di bagian tepi ujung atas.

“Wasn't allowed on my flight due to this water mark in the corner of my passport. Has this happened to anyone else?” tulis Tegan sebagai keterangan foto.

Sementara itu, patut diketahui bahwa Bali memang menerapkan aturan ketat soal kondisi fisik paspor sejak beberapa bulan belakangan ini. Artinya para turis banyak yang mendapati mereka dilarang masuk ke Indonesia, Bali tepatnya jika paspornya rusak.

Pihak berwenang di Indonesia sendiri disebutkan memberlakukan denda sebesar 3.200 Poundsterling kepada pihak maskapai penerbangan jika mereka mengizinkan penumpang bepergian dengan paspor rusak.

Terkait kejadian yang dialaminya ini kemudian Tegan melalui video yang ia unggah ke akun laman Instagram nya, mengungkapkan pada akhirnya ia memutuskan untuk melanjutkan masa tinggalnya di Bali.

“Sepertinya aku akan berada di Bali sedikit lebih lama dari yang diperkirakan. Terimakasih kepada semua orang yang telah peduli dan memberikan sarannya. Sepertinya hal ini memang juga telah terjadi pada beberapa orang,” ungkap Tegan.

Tertahan di Bali selama beberapa waktu, mengakibatkan Tegan harus melewatkan acara penggalangan dana yang diselenggarakan oleh salah seorang temannya. Walau tak bisa hadir, Tegan tak lupa untuk tetap mengajak orang-orang agar mau berdonasi untuk penggalangan dana terkait program pencegahan tindak bunuh diri dan kanker payudara.

“Aku akan melewatkan acara gala charity temanku, Donny malam ini. Aku sangat kecewa karena aku sangat menantikan hadir di acara tersebut,” ujar Tegan yang mengakhiri video dengan ajakan berdonasi.

Sementara itu, terkait soal masalah paspor miliknya. Hingga berita ini dilansir, masih belum ada keterangan jelas apakah Tegan akan bisa berpergian tanpa paspor yang valid, mengingat ia harus memesan dokumen resmi pengganti agar bisa terbang sebagai penumpang maskapai penerbangan. (MTA)

(Muhammad Saifullah )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement