“Jalan kurang lebar ya dilebarin, jalan kurang alus, saya amplas, pakai aspal dibuat untuk standarisasi lari. Titik pelebaran jalan mana saja yang dipersiapkan? Itu panitia yang tentukan, jika start-nya memang dari Borobudur tinggal dikorodinasinasikan titik pertama yang dilebarkan. Tapi memang ada beberapa titik di kampung yang enggak bisa dilebarkan,” tambahnya.
Selain persiapan dari segi teknis, Ganjar menambahkan persiapan juga dilakukan untuk pihak masyarakat lokal Jawa Tengah, khususnya Magelang itu sendiri. Sebab pada akhirnya, acara ini adalah gelaran acara milik masyarakat umum Jawa Tengah sebagai tuan rumah. Salah satunya dengan mensosialisasikan acara dan manfaat dari penyelenggaraan Borobudur Marathon ini sendiri.
“Sosialiasi ke masyarakat, misalnya kita edukasi oh kalau ada event ini ya musti ditutup jalannya kenapa mesti dibuat jalur clean and clear. Diedukasi bahwa ini acara mereka, sehingga masyarakat itu bisa dan mau berpartisipasi aktif. Jadi masyarakat mempersilahkan,” pungkas Ganjar Pranowo.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.