Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

11 Benda Pembawa Keberuntungan, Simpan di Rumah Anda!

Willi Zera Kertangi , Jurnalis-Jum'at, 14 Juni 2019 |11:00 WIB
11 Benda Pembawa Keberuntungan, Simpan di Rumah Anda!
Benda-benda pembawa keberuntungan (Foto: Readers Digest)
A
A
A

5. Simbol penyu

 Simbol penyu

Sama seperti orang Irlandia percaya menempatkan tapal kuda di atas pintu depan akan memberikan perlindungan, pengikut feng shui percaya bahwa kura-kura (atau kura-kura) dapat menjaga rumah. Kura-kura adalah salah satu dari empat pelindung surgawi Feng Shui, yang menjadikannya simbol yang sangat kuat. Apakah cangkang kura-kura itu asli atau hanya karya seni, itu seharusnya menjadi pesona pelindung dan dukungan yang besar di pintu depan dan belakang.

6. Bambu

 Pohon bambu

Takhayul Cina menyatakan tanaman bambu sebagai bagian integral dari rumah. Jumlah batang tanaman memiliki arti berbeda. Jangan pernah memberi seseorang tanaman dengan empat tangkai, misalnya, karena angka empat dalam numerologi Cina terkait dengan kematian dan kemalangan.

7. Segala yang berwarna merah

 Meraah

Warna merah muncul di beberapa budaya di seluruh dunia sehubungan dengan nasib baik. Orang Cina membawa tahun baru dengan pakaian merah tradisional dan amplop merah berisi uang. Di India, banyak pengantin wanita yang warna merah di hari pernikahan mereka sebagai simbol kemurnian dan kemakmuran. Menempatkan vas merah, hiasan dinding, atau permadani di suatu tempat di rumah Anda dapat meningkatkan keberuntungan Anda.

8. Tangan Hamsa

 Tangan Hamsa

Tangan Hamsa adalah simbol yang penting bagi sejarah, budaya, dan agama Islam dan Yahudi. Ini dimaksudkan untuk menjadi semacam jimat pelindung, dan banyak orang memakai Hamsa hari ini sebagai perhiasan. Beberapa kisah menunjuk pada tokoh-tokoh Alkitab sebagai pemegang hamsa, sementara yang lain mengatakan itu adalah cara untuk melindungi terhadap Mata Jahat.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement