Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Baby Oil Ampuh Berantas Kutu Rambut, Mitos atau Fakta?

Agregasi Hellosehat.com , Jurnalis-Jum'at, 14 Juni 2019 |11:31 WIB
Baby Oil Ampuh Berantas Kutu Rambut, Mitos atau Fakta?
Ilustrasi Rambut. (Foto: DIYheathremedy)
A
A
A

MEMILIKI kutu rambut memang sangat memalukan, terlebih bagi seorang wanita. Selain bikin gatal, kutu juga cenderung sulit dibasmi meski sudah mencuci rambut dengan sampo antikutu.

Nah usut punya usut, mengoleskan rambut pakai baby oil ampuh menghilangkan kutu rambu yang membandel, benarkah? Beberapa orang mungkin merasa malu ketika harus beli sampo antikutu di apotek, atau ragu-ragu dengan kandungan kimianya.

Maka itu, mereka memilih beralih ke rekomendasi bisik tetangga yang bilang bahwa baby oil bisa dipakai untuk menghilangkan kutu rambut. Terutama untuk membasmi kutu rambut yang dialami anak-anak.

Baca Juga: 5 Potret Seksi Nora Alexandra, Tunangan Jerinx SID yang Memikat
Terutama untuk membasmi kutu rambut yang dialami anak-anak.

Sayangnya, sampai saat ini belum ada bukti ilmiah yang melaporkan bahwa rutin pakai baby oil efektif untuk membasmi kutu rambut. Ellie Brownstein, seorang dokter spesialis anak di Greenwood Health Center, University of Utah Amerika Serikat juga menyatakan hal serupa. Ia menampik bahwa penggunaan bahan alami ala rumahan efektif untuk menghilangkan kutu di rambut.

Brownstein menjelaskan, satu-satunya cara yang aman dan efektif untuk mengobati kutu di rambut adalah dengan menggunakan sampo antikutu atau obat dari resep dokter.

Pengobatan rumahan untuk menghilangkan kutu rambut seperti yang sudah disebutkan di atas sebetulnya hanya membuat kutu lemas atau “pingsan” untuk sementara waktu. Dengan begitu akan lebih mudah bagi Anda untuk membersihkannya dari kulit kepala.

Namun, penting untuk dipahami meski kutunya sudah terlepas dari rambut, telur kutu (nits) belum tentu mati dan sangat mungkin masih menempel di rambut Anda.

Baca Juga: Diisukan Menikah dengan Konglomerat Arab, Rihanna Tetap Tampil Seksi Jadi Leopard

Tidak semua orang cocok dengan bahan-bahan tersebut.

Selain itu, tidak semua orang cocok dengan bahan-bahan tersebut. Bagi orang yang memiliki kulit sensitif, penggunaan bahan-bahan seperti minyak zaitun, mayones, baby oil, dan lain sebagainya mungkin malah menimbulkan reaksi alergi.

Maka dari itu, ketimbang harus coba-coba cara menghilangkan kutu rambut dengan pengobatan ala rumahan, sebaiknya berkonsultasi ke dokter. Dokter dapat menentukan pengobatan yang tepat sesuai dengan kondisi Anda.

American Academy of Pediatrics (AAP) melaporkan bahwa cara menghilangkan kutu rambut yang paling efektif adalah dengan pakai obat antikutu. Obat antikutu ini tersedia dalam berbagai macam varian mulai dari krim bilas, sampo, gel, mousse, atau produk rambut lainnya. Anda bisa mendapatkan obat kutu ini dengan atau tanpa resep dokter.

Obat kutu hanya boleh digunakan jika rambut Anda terbukti kutuan. Gunakan obat antikutu sesuai petunjuk pemakaian obat yang ada di kemasan atau sesuai dengan yang diresepkan oleh dokter. Penting juga diperhatikan bahwa obat antikutu tidak boleh diberikan pada bayi dan anak-anak di bawah usia dua tahun, kecuali dokter menganjurkan hal tersebut.

Berhubung kutu adalah hewan yang sangat kecil, Anda dapat menggunakan kaca pembesar untuk membantu melihat kutu dengan jelas. Anda juga dapat menggunakan sisir kusut (serit) untuk membuang kutu rambut dari kulit kepala.

Selain itu, kutu dapat menyebar melalui penggunaan barang-barang secara bergantian. Pakaian, seprai, sisir, sikat rambut, ikat rambut, topi, bantal, dan selimut adalah media penyebaran kutu yang paling umum.

Itu sebabnya, selama menjalani pengobatan, pastikan Anda tidak menggunakan barang-barang tersebut secara bergantian dengan orang lain untuk sementara waktu.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement