Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sikap Pangeran Harry saat Menerima Kunjungan Donald Trump Dinilai Tidak Sopan

Tiara Putri , Jurnalis-Kamis, 06 Juni 2019 |01:56 WIB
Sikap Pangeran Harry saat Menerima Kunjungan Donald Trump Dinilai Tidak Sopan
Donald Trumph Bertemu dengan Ratu Elizabeth (Foto: The Sun)
A
A
A

Kedatangan Presiden Amerika Donald Trump ke Istana Buckingham, Inggris untuk mengunjungi Ratu Elizabeth menuai reaksi dari masyarakat dunia. Tak sedikit yang membahas pertemuan kedua kepala negara itu. Namun, ada pula yang lebih memilih mengomentari sikap Pangeran Harry selama kunjungan kenegaraan tersebut.

Sejumlah orang ada yang mengatakan jika suami Meghan Markle itu sengaja menghindari. Dari foto-foto yang beredar, Pangeran Harry tampak berada jauh di belakang Trump saat Ratu Elizabeth mengajak orang paling berkuasa di Negeri Paman Sam melihat koleksi seni pribadinya. Duke of Sussex lebih memilih berada di belakang dekat dengan Ivanka Trump dan berbicara dengan Lord Chamberlain.

Ada yang menyimpulkan jika ayah Baby Archie itu enggan terlihat bersama-sama dengan Trump dalam foto. Meski demikian, dirinya tetap ikut menghindari makan siang pribadi bersama Trump dan ibu negara, Melania. Di sisi lain, ada yang berspekulasi jika tindakan ini diambil Pangeran Harry lantaran komentar Donald Trump beberapa waktu lalu tentang istrinya.

Sekadar informasi, Meghan mendukung saingan Donald Trump yaitu Hilary Clinton pada Pemilu Amerika Serikat 2016 lalu. Dalam sebuah wawancara eksklusif sebelum bertolak ke Inggris, Trump mengatakan jika Duchess of Sussex tidak menyadari perbuatannya jahat. Namun Trump yakin Meghan akan menjadi anggota keluarga kerajaan yang baik.

Besar kemungkinan Pangeran Harry tidak terima dengan komentar yang dilontarkan oleh Trump. Walau begitu, aksinya tetap mendapat kecaman. Seseorang mengatakan bila pria berusia 34 tahun itu tidak melaksanakan tugas kerajaannya dengan baik pada saat kunjungan kenegaraan. Hal itu juga mengundang perhatian dari komentator Kerajaan Inggris, Seward.

“Pangeran Harry memang terlihat pemarah dan seolah dia tidak ingin berada di sana. Dia tampaknya berperilaku dengan cara yang agak tidak dewasa dan membiarkan permusuhan pribadinya mengambil alih. Seharusnya apapun perasaan pribadinya, sudah menjadi tugasnya untuk mendukung Ratu dan tidak membiarkan perasaan pribadinya mengganggu tugasnya, itu tidak sopan dan kasar,” ujar komentator tersebut seperti yang dikutip Okezone dari The Sun, Rabu (5/6/2019).

Tindakan Pangeran Harry ternyata tak berhenti sampai di situ. Begitu tugas resminya selesai pertemuan dengan Donald Trump, ia langsung pergi ke gym eksklusif Chelsea KX dan menghabiskan waktu selama 90 menit untuk berolahraga. Selain itu, dirinya tidak hadir dalam perjamuan resmi di istana yang dihadiri oleh Pangeran Charles, Camilla, Pangeran William, dan Kate Middleton. Sementara itu, Meghan memang memiliki alasan tersendiri tak menghadiri pertemuan tersebut lantaran sedang cuti hamil.

(Muhammad Saifullah )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement