Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ternyata Marah Ada Untungnya Loh, Benar Gak Sih?

Agregasi Hellosehat.com , Jurnalis-Kamis, 30 Mei 2019 |10:06 WIB
Ternyata Marah Ada Untungnya <i>Loh</i>, Benar <i>Gak</i> <i>Sih</i>?
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

3. Marah bisa memotivasi Anda

Rasa marah muncul karena berbagai faktor. Contohnya, karena merasa diremehkan, tidak diperhatikan, atau tidak diperlakukan secara tidak adil. Adanya rasa marah ini bisa mendorong seseorang untuk melakukan sebuah perubahan.

Ketika seseorang meluapkan rasa marahnya, timbul keinginan untuk mengendalikan sesuatu. Perasaan seperti itulah yang bisa memotivasi seseorang untuk melakukan atau mendapatkan perubahan.

Misalnya, rasa marah karena diremehkan orang sekitar akan membuat Anda “balas dendam” dengan bekerja keras agar lebih sukses dari mereka.

Namun, lagi-lagi perlu diingatkan bahwa manfaat marah ini hanya didapatkan jika masih dalam batasannya. Tidak semua masalah harus dihadapi dengan marah-marah. Apalagi jika sampai menimbulkan sikap agresif, berlebihan, dan merusak.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement