Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Curhatan Seorang Petugas Brimob di Aksi 22 Mei, 'Takdir Sudah Ada yang Atur'

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Jum'at, 24 Mei 2019 |19:38 WIB
Curhatan Seorang Petugas Brimob di Aksi 22 Mei, 'Takdir Sudah Ada yang Atur'
Kisah Brimop 22 Mei 2019 (Foto: Okezone)
A
A
A

“Saya sudah hampir sebulan yang lalu dikirim ke Jakarta dari Palembang. Kalau untuk takut sendiri sih nggak ya. Takdir sudah ada yang atur, jadi kerjaannya di bawa santai saja. Kebetulan saya juga pernah bertugas yang lebih ekstrim daripada yang saat ini,” lanjutnya.

Meski demikian, sebagai seorang manusia rasa takut pun tetap menghantui dirinya. Terutama ketika kedua kubu sedang pecah hingga menimbulkan aksi saling lempar-lempar yang berpotensi menimbulkan dampak yang berisiko.

“Amankan aksi demo di Jakarta sih biasa saja. Cuman yang paling ngeri jika demonya sudah main lempar-lemparan. Lempar Molotov dan lempar air keras contohnya, paling bahaya itu kalau sudah terkena kulit,” tuntasnya.

(Muhammad Saifullah )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement