"People power berhasil, reformasi dan demokrasi tumbuh meskipun dengan segala tantangannya. Indonesia melahirkan lembaga-lembaga check and balances yang memastikan good governance berjalan baik," tambahnya.

Sejak rezim Orba, Dian Sastro bahkan merasa kemajuan dunia kreatif jadi terhambat. Padahal setiap orang bisa bebas berekspresi tanpa harus dihalangi.
Kita berhasil membuat KPK, KPU, bawaslu, menghapus dwifungsi ABRI, reformasi Polri, melaksanakan pemilu secara langsung, serta memberi jaminan lebih baik atas kebebasan ekspresi dan berpendapat yang pada rezim Orba selalu diberangus dan itu menghambat kemajuan dunia kreatif yang saya tekuni," katanya.
Belum lagi sebagai perempuan dan seorang ibu, dia punya tanggung jawab untuk menumbuhkan kemajuan bangsa. Terlebih tanpa harus ada jalan kekerasan yang sangat dibenci kaum perempuan.