Djangga Dolok terkenal dengan Tipa-Tipa. Kuliner ini dibuat dari beras. Setelah direndam, beras lalu disangrai dan ditumbuk. Tahap berikutnya, yaitu ditampi hingga jadi Tipa-Tipa. Ada juga Marnabibi. Yaitu, kuiner dari bahan baku padi yang belum siap panen. Prosesnya digongseng, tahap pengolahan berikutnya seperti Tipa-Tipa. Lalu, ada kuliner Sasagun dengan bahan tepung beras dan gula merah disangrai.
“Masyarakat Djangga Dolok mulai merintis event. Konten utamanya potensi budaya. Aktivitas itu tentu sangat positif untuk menarik wisatawan. Artinya, ada potensi ekonomi besar yang dihasilkan dari aktivitas pariwisata di sini. Djangga Dolok juga punya homestay untuk mendukung amenitas,” ungkap Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenpar Dadang Rizki Ratman.
Great Harvest Festival 2019 semakin menarik dengan Living With Bataknese. Konten ini dikemas dalam paket 3D2N (3 Days 2 Nights) dengan banderol Rp1,69 Juta. Dengan membeli paket tersebut, wisatawan akan mengikuti seluruh rangkaian acara festival. Mereka terlibat dalam Mardege, lalu free akomodasi, makan, Pasar Rakyat, souvenir, night party, hingga opera.
Wisatawan juga akan diajak jalan-jalan di Ekowisata Hutan Desa. Untuk informasi selanjutkan, silahkan hubungi nomor 082167910728 atau 081260176026.
Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Regional I Kemenpar Lokot Ahmad Enda menerangkan, pariwisata Djangga Dolok akan cepat berkembang karena didukung kreativitas tinggi masyarakatnya.