Studi yang diterbitkan dalam jurnal PLOS ONE ini menunjukkan bahwa trauma yang disebabkan oleh kematian orang yang sangat dekat dengan kita seperti sahabat, dapat bertahan empat kali lebih lama dari kehilangan orang lain.
Para peneliti menjelaskan bahwa lamanya waktu yang dibutuhkan orang untuk pulih dari situasi berduka atas kehilangan teman dekatnya, membuat dia tidak sadar berapa lama waktu yang telah hilang dan karena kurangnya dukungan selama proses berduka.
Penelitian ini melibatkan 26.515 orang Australia, di antaranya 9.586 orang telah mengalami kematian setidaknya satu teman dekat.
"Studi ini menemukan orang yang berduka karena seorang teman dekat menderita penurunan yang signifikan dalam kesehatan fisik, kesehatan mental, stabilitas emosi dan kehidupan sosial," kata kepala peneliti studi Wai-Man (Raymond) Liu, Associate Professor di Australian National University (ANU).
Baca Juga: Pemerintah Indonesia Siap Siaga Mencegah Penyakit Cacar Monyet