Mukjizat itu nyata
Bersama Mami, Bunda Anne Avantie berlayar mengarungi lautan kehidupan. Susah senang mereka rasakan bersama. Termasuk momen di mana Mami didiagnosa kanker dan Bunda Anne mesti terseok-seok menjalani kehidupan.
Namun, dia percaya kalau Tuhan tak pernah melupakan umatnya. Di momen itu, Bunda Anne menceritakan kalau dirinya berdoa pada Tuhan.

"Tuhan, saya ingin berhasi di tangan ibu saya supaya saya bisa jadi inspirasi untuk perempuan jangan pernah menyerah," pintanya.
Mami berjuang dengan penyakitnya, Bunda Anne terus berupaya yang terbaik agar Mami selalu mendapatkan pengobatan yang terbaik. Ini terus dia lakukan hingga Mami membaik kondisinya.
Namun, penderitaan Bunda Anne belum berhenti sampai di situ. Pada momen 1998, tempat kerjanya di Solo diamuk massa. Luluh lantah tak bersisa. Usaha mereka dari nol kembali dari nol. Tapi Bunda Anne mengaku bangkit. Sebab, dia ingat betul ucapan Mami-nya.
"Maafkan. Jangan pernah ada dendam dalam diri kamu. Tuhan sudah mengatur semua ini. Ayo bangkit lagi, jangan pernah menyerah dengan masalah apapun," kata Bunda Anne mengingat ucapan Mami. Mereka lalu berdoa pada Tuhan dan Bunda Anne menegaskan kalau dirinya tak pernah marah dengan merah putih. Dia tetap cinta Tanah Air Indonesia.
Baca Juga: Rayakan Ulang Tahun Pacarnya, Kylie Jenner Bikin Tato Baru
Kebangkitan Anne Avantie

Konsep tabur tuai yang ditanamkan Mami ke Bunda Anne diyakini dengan sangat baik oleh desainer kebaya legendaris Indonesia. Ya, Bunda Anne yakin apapun yang ditaburkan di muka bumi ini, akan Anda rasakan hasilnya sama seperti apa yang ditabur. Karena itu, Bunda Anne sebisa mungkin untuk selalu baik pada siapapun.
"Kalau ada yang minta tolong, Mami selalu bilang, tolong saja. Jangan pernah tanya alasannya. Kalau kamu bisa tolong, tolong dia dan jangan pernah minta balasan," ungkap Bunda Anne kembali haru.
Sekali lagi, Tuhan tak pernah melupakan Umatnya. Bunda Anne kemudian dipertemukan dengan desainer Musa Widyatmodjo yang pada 2000 dia menjabat sebagai ketua Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI). Menurut penuturan dia, Musa yakin kalau Bunda Anne akan jadi orang besar ketika pergi ke Jakarta.
Akhirnya, karena mendengarkan saran Musa, Bunda Anne ke Jakarta. Membawa bekal ilmu dan keahlian, dia mengawali karier cemerlangnya setelah itu.
"Pak Musa adalah salah seorang yang paling berjasa dalam hidup saya. Dia bagian dalam sejarah hidup saya. Jadi, ketika ada urusan bisnis yang mana kalau di sana sudah ada nama Musa, aku akan mundur. Sebab, Mami selalu bilang ke aku untuk menjalani bisnis dengan tata krama. Saya menghormati Pak Musa karena dia bagian dalam sejarah hidup Anne Avantie," ucap Bunda Anne sedikit haru.
Pesan Bunda Anne pada perempuan Indonesia ialah jangan pernah menyerah dengan keadaan masalah apapun. Sebab, hanya Tuhan yang tahu seperti apa kehidupan seseorang dan ketika Anda berbuat baik pada sesama makhluk hidup, maka kebaikan pun akan datang. Perempuan Indonesia bisa bersinar dan menjadi sosok hebat di kehidupannya.
(Utami Evi Riyani)