Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bekas Spanduk Pemilu Disulap Jadi Barang Fashion Unik

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Selasa, 23 April 2019 |20:39 WIB
Bekas Spanduk Pemilu Disulap Jadi Barang Fashion Unik
Limbah Spanduk Pemilu Diubah Jadi Busana (Foto: Tejyet/Instagram)
A
A
A

Erlin merasa spanduk-spanduk yang banyak dipasang termasuk, di depan rumahnya, mengganggu pemandangan, dan terlintas di pikirannya untuk 'menyulap' kain-kain rentang tersebut menjadi tas belanja.

"Akhirnya ya sudah aku pretelin yang ada di deket rumah saja, aku bikin shopping bag," cerita Erlin kepada Arin Swandari yang melaporkan untuk BBC News Indonesia.

Setiap kali Erlin keluar rumah dan melihat spanduk kampanye, ia kumpulkan kain-kain itu untuk dimanfaatkan.

"Pada menggantung-gantung di pohon mangga, pohon nangka, duh gila," serunya.

Unggahan tas belanjanya di media sosial juga menjadi rebutan, dengan produksi pertama 30 tas yang dibanderol Rp15.000 per buah langsung ludes terjual.

Ia mengatakan sudah ada sejumlah orang yang mengontaknya untuk mengirim sampah sisa spanduk kampanye.

"Kan tak pakai modal ya, cuma modal ongkos jahit saja ke karyawan saya.”

Di Bandung, sebuah organisasi pengolah limbah residu – jenis sampah yang nyaris tak pernah dilirik untuk diolah kembali – juga menangkap peluang sisa kampanye ini.

Parongpong menyulap bekas spanduk kampanye di Bandung dan Jakarta jadi tas sampah

Pendiri Parongpong, Rendy Aditya Wahid, mengatakan mereka perlu tas sampah dan merasa momennya tepat saat kampanye — rencana yang kemudian disampaikan melalui media sosial dan mendapat sekitar 50.000 tanggapan warganet.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement