Tapi itu tidak hanya karena gula yang dikandungnya. Sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Obesity Research and Clinical Practice pada 2017 menunjukkan bahwa karbon dioksida dalam minuman bersoda dapat memengaruhi kenaikan berat badan dengan meningkatkan pelepasan ghrelin.
Ghrelin, lebih dikenal sebagai hormon kelaparan. Hormon yang diproduksi terutama di perut dan salah satu efek di antaranya adalah peningkatan nafsu makan.

5. Anda stres
Stres dapat memiliki efek mendalam pada metabolisme dan kesehatan usus. Tubuh kita tidak tahu perbedaan antara stres fisik dan mental, sehingga tubuh akan merespon masalah ini dengan cara membuat Anda menjadi lapar. Jika Anda benar-benar ingin mulai mengurangi lemak di tubuh, Anda perlu membuat tubuh dan pikiran Anda rileks.
Spesialis kesehatan Elizabeth Scott juga memperingatkan bahwa stres kronis dapat membuat Anda mencari alkohol atau makanan sebagai sarana yang akan membuat Anda kembali nyaman.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.