SUARA dentuman musik elektronik terdengar begitu nyaring di sebuah klub kecil di Kota Tokyo, Jepang. Di lantai dansa tampak muda-mudi sedang asyik bergoyang melepas penat mereka.
Namun tidak banyak yang menyadari bahwa lantunan musik yang sedang mereka nikmati itu, diracik oleh seorang wanita berusia 82 tahun. Dia adalah Sumiko Iwamuro atau lebih dikenal dengan nama DJ Sumirock.
Meski usianya tidak lagi muda, Sumiko tidak pernah berhenti menyalurkan hobinya meramu musik-musik up beat yang bisa dinikmati semua kalangan. Salah satu ciri khasnya adalah kombinasi antara progressive techno dengan lantunan-lantunan musik klasik seperti jazz. Kombinasi tersebut ternyata memunculkan nuansa up beat yang sangat unik, dan ampuh menghipnotis para pendengarnya.
Menilik video yang diunggah oleh akun Twitter @Mashable, Sumiko menjalani profesi sebagai seorang DJ ternyata sejak satu dekade yang lalu. Tak pelak bila hampir seluruh club di Jepang sudah pernah disambanginya.
Baca Juga:
Meme-Meme Master Chef Indonesia yang Bikin Ngakak, Chef Juna Jadi Bulan-Bulanan
5 Pesona Polwan Cantik Vani Simbolon, Siap Bikin Adem Pemilu 2019
Penggemar musiknya pun berasal dari berbagai latar belakang yang berbeda. Salah satunya adalah Fuminari Fuji, seorang pria muda asal Tokyo. Fuminari mengatakan, Sumiko memiliki gaya bermusik yang unik yang mampu menarik perhatian anak-anak muda maupun orang dewasa.
"Dia punya energi yang membuat dirinya mampu menjamah orang-orang di bawah usianya. Kami di sini sangat menikmati musik-musiknya," tutur Fuminari.
Sumiko mengatakan, ia tidak memiliki rahasia atau teknik khusus dalam menggaet perhatian para penikmat musik Jepang, terutama anak muda. Ia hanya fokus membuat musik, mengatur tempo yang tepat, sambil sesekali mengombinasikan dengan genre-genre musik kekinian.
"Saya hanya memainkan teknik dasar musik techno, tapi akan sangat membosankan jika hanya genre ini saja yang di putar. Untuk mengakalinya saya, menambah sentuhan musik jazz, french chanson, dan sedikit musik klasik," ungkapnya.
Meski sudah memiliki banyak penggemar setia yang tersebar di seluruh penjuru Jepang, Sumiko rupanya masih menjalani aktivitasnya sebagai juru masak di sebuah restoran. Setiap hari, ia membuat olahan pangsit sebelum akhirnya menghibur para penonton di kala malam tiba.
Sumiko mengungkapkan, keputusannya menjadi seorang DJ karena ia merasa senang melihat banyak orang yang betul-betul menikmati karya musiknya.
"Saat aku memutar piringan hitam itu, aku hanya ingin membuat beat dan memilih lagu yang tepat. Bagian terbaiknya adalah ketika melihat para pengunjung benar-benar menikmati musik saya," tutup wanita yang tidak ingin dipanggil nenek itu.
This 82-year-old DJ makes dumplings by day and rocks Tokyo's clubs by night pic.twitter.com/ql0BymHpEO
— Mashable (@mashable) April 16, 2019
(Santi Andriani)