Hal senada turut diungkapkan oleh sosiolog Daisy Indira Yasmine, M.Si. Melihat kasus perundungan yang terjadi pada remaja tersebut, dirinya mengatakan pemahaman masyarakat sedikit bergeser. Fokus masalahnya bukan lagi pada aksi kepedulian terhadap kekerasan tapi juga ada cyber bullying dan persekusi melalui komentar negatif kepada para pelaku.
“Kita harus tahu mau berkomentar ke arah yang mana. Kalau memang tidak sesuai, maka seharusnya ada yang mengingatkan jika diskusi tentang kasus ini sebaiknya tidak mengarah ke satu pihak dan bullying,” terang Daisy saat ditemui dalam kesempatan yang sama.
Baca Juga : 5 Gaya OOTD Stylish Rose Hanbury, Wanita yang Diduga Selingkuhan Pangeran William
Masalah untuk kasus ini pun dapat dilihat semakin meluas. Bisa dilihat dengan kemunculan tagar #AudreyJugaBersalah setelah sebelumnya tagar #JusticeForAudrey. Menurut Daisy, hal-hal seperti inilah yang sebenarnya dapat memperkeruh suasana. Sebab seharusnya klarifikasi dilakukan oleh institusi dan pihak yang berwenang.
“Kalau menurut saya, seharusnya masyarakat selesai pada menyuarakan aksi kepedulian anti kekerasan. Biarkan korban dan teman-temannya serta keluarga menjalani proses yang harus dilalui. Masyarakat harus memberikan iklim yang kondusif dan semua pihak mengerti inti kasus ini adalah anti-kekerasan, itu saja,” pungkas Daisy.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.