Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Benarkah Orang dengan Hipertensi Mudah Marah?

Agregasi Hellosehat.com , Jurnalis-Kamis, 11 April 2019 |20:30 WIB
Benarkah Orang dengan Hipertensi Mudah Marah?
Ilustrasi (Foto: Huffingtonpost)
A
A
A

Obat beta-blocker dan calcium antagonist, obat ini digunakan untuk menghindari kerusakan fungsi jantung yang biasanya terjadi pada orang dengan tekanan darah tinggi.

Obat diuretik, khususnya thiazide, yang digunakan untuk mencegah penumpukan cairan pada orang yang hipertensi.

Lantas, apakah semua orang yang punya tekanan darah tinggi pasti mudah marah?

Tentu, ini bukan hal yang pasti terjadi. Tak semua orang yang tekanan darahnya naik akan mudah marah dan memiliki emosi yang tidak stabil. Hal ini sebenarnya tergantung dengan bagaimana Anda mengelola emosi dan stres. Ingin melatih diri agar bisa mengendalikan amarah? Anda bisa mengikuti beberapa tips berikut:

Luapkan kemarahan setelah menenangkan diri

Bila Anda tahu bahwa Anda akan meledak dalam amarah, sebaiknya tahan diri Anda dengan cara mencari tempat sepi di mana Anda bisa menyendiri. Anda tetap bisa, kok, mengekspresikan kemarahan ketika Anda sudah mulai tenang, misalnya dengan cara curhat ke orang terdekat. Namun, jangan ketika emosi masih meluap-luap.

Berpikir dulu sebelum bicara

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement