Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jadi Pendonor Sumsum Tulang untuk Ani Yudhoyono, Ini Risiko Kesehatan yang Dihadapi Pramono Edhie Wibowo

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Rabu, 03 April 2019 |13:28 WIB
Jadi Pendonor Sumsum Tulang untuk Ani Yudhoyono, Ini Risiko Kesehatan yang Dihadapi Pramono Edhie Wibowo
Ani Yudhoyono Sakit (Foto: Instagram)
A
A
A

Risiko transplantasi sumsum tulang

Perlu diingat kembali bahwa transplantasi sumsum tulang hanya efektif mengobati jenis kanker tertentu. Risikonya pun sangat tinggi dengan proses yang cukup melelahkan. Oleh karenanya, transplantasi sumsum tulang harus dilakukan oleh mereka yang benar-benar ahli di bidangnya.

Dijelaskan oleh Healthline.com, setelah proses transplantasi selesai, pendonor kemungkinan merasakan efek samping seperti kebingungan setelah operasi, pneumonia, stroke, hingga serangan jantung. Risiko ini muncul akibat dari anestasi yang diterima pendonor saat proses transplantasi berlangsung.

Dalam beberapa kasus, anestasi yang diterima cenderung aman. Pendonor hanya merasakan risiko umum seperti sakit tenggorokan karena tabung pernapasan, mual ringan, hingga muntah.

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement