Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jadi Pendonor Sumsum Tulang untuk Ani Yudhoyono, Ini Risiko Kesehatan yang Dihadapi Pramono Edhie Wibowo

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Rabu, 03 April 2019 |13:28 WIB
Jadi Pendonor Sumsum Tulang untuk Ani Yudhoyono, Ini Risiko Kesehatan yang Dihadapi Pramono Edhie Wibowo
Ani Yudhoyono Sakit (Foto: Instagram)
A
A
A

Pertanyaannya, mengapa pasien kanker harus mempertimbangkan transplantasi ini? Tidak dapat dipungkiri bahwa kemoterapi dan radiasi dosis tinggi dapat secara efektif membunuh sel-sel kanker. Kendati demikian, kedua tindakan tersebut memiliki efek samping yang tidak diinginkan. Salah satunya dapat menghancurkan sum-sum tulang, tempat di mana sel-sel darah diproduksi.

Tujuan dari transplantasi sel induk atau transplantasi sumsum tulang sendiri adalah untuk mengisi kembali tubuh dengan sel-sel sehat setelah melewati siklus kemoterapi dan radiasi. Ketika transplantasi berjalan lancer, sumsum tulang akan mulai memproduksi sel darah baru. Dalam beberapa kasus, transplantasi dapat memberikan manfaat tambahan. Sel-sel darah baru dipercaya akan menyerang dan menghancurukan sel-sel kanker yang ‘selamat’ dari perawatan awal.

Siapa pendonor yang tepat untuk transplantasi sumsum tulang pada pasien pengidap kanker darah?

Meskipun transplantasi sumsum tulang memiliki kemungkinan untuk menyelamatkan nyawa seseorang, tindakan medis ini bisa jadi bukanlah pengobatan yang tepat bagi sebagian orang. Prosesnya bahkan bisa sulit dan melelahkan.

Mengingat risikonya yang sangat serius, memutuskan untuk melakukan transplantasi sumsum tulang tidaklah mudah. Para dokter harus mempertimbangkan kondisi fisik umum pada pendonor, riwayat penyakit, dan perawatan apa saja yang sudah pernah dijalankan.

Selain itu, akan dilakukan pula sejumlah tes untuk memastikan bahwa pendonor dan pasien cukup sehat untuk menjalani prosedur transplantasi. Proses transplantasi ini memang tidak bisa dilakukan sembarangan dan harus memiliki kecocokan dengan pasien. Biasanya, dokter merekomendasikan pasien untuk mencari donor dari pihak keluarganya. Seperti yang dilakukan oleh Ani Yudhoyono. Ia mendapatkan donor sumsum tulang belakang dari adik kandungnya sendiri, Pramono Edhie Wibowo.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement