Diungkapkan oleh Profesor John Dart, dari UCL Institute of Ophthalmology, walau sebelumnya sudah ada beberapa kasus komplikasi mata karena penggunaan maskara. Namun kasus Theresa inilah yang pertama mengakibatkan inflamasi serius di bagian mata.
“Maskara, seperti halnya banyak kosmetik lainnya mengandung banyak komponen. Banyak banyak di antaranya berpotensi beracun. Pigmen karbon hitam atau besi oksida untuk menggelapkan bulu mata, polimer untuk membentuk film yang melapisi bulu mata, bahan pengawet, hingga lilin atau minyak penebalan seperti lanolin, minyak mineral, parafin, petrolatum, minyak jarak, lilin carnauba, dan lilin candelilla,” terang John.
John menambahkan, produk make-up contohnya maskara memungkinkan sekali untuk mengandung bakteri sehingga menyebabkan infeksi mata.
“Maskara mungkin mengandung bakteri, dan infeksi mata serius sendir sudah terjadi. Mungkin bukan ide yang baik untuk mempertahankan maskara untuk waktu yang lama setelah dibuka atau untuk berbagi penggunaan dengan orang lain mengingat risiko infeksi kecil yang ada,” pungkas John.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.