Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengintip Kota eSports di China Senilai Rp4,2 Triliun

Tiara Putri , Jurnalis-Sabtu, 23 Maret 2019 |06:00 WIB
Mengintip Kota eSports di China Senilai Rp4,2 Triliun
Kota eSports di China (Foto:Foxsportasia)
A
A
A

KEHADIRAN game online kini tak lagi dipandang sebelah mata. Kepopulerannya di tengah masyarakat telah memunculkan kompetisi eSports yang menjadi wadah bagi para gamers untuk menunjukkan kemampuannya. Tak tanggung-tanggung, hadiah dari kompetisi tersebut bisa bernilai ratusan juta rupiah sehingga semakin banyak orang yang serius menekuni game online.

Bahkan, pemerintah di sejumlah negara mulai menaruh perhatian kepada game online khususnya eSports. Ambil contoh Indonesia yang telah membentuk Indonesia eSports Association (IeSPA) yang menaungi para atlet eSports. Sedangkan China sudah jauh lebih maju, malah negara tersebut beberapa waktu lalu meluncurkan kota eSports.

Berlokasi di Hangzhou, kota tersebut akan menjadi rumah olahraga bagi organisasi LGD Gaming yang mewadahi game online di negeri tirai bambu. Menurut sebuah laporan di situs web yang dikelola oleh pemerintah China People.cn , kota esports tersebut dibuka pada 16 November 2018 lalu dan memiliki ruang seluas 39,4 meter persergi.

 

Melansir Fox News, Sabtu (23/3/2019), untuk membangun kota tersebut dibutuhkan dana mencapai ¥ 2 miliar atau setara dengan Rp4,2 triliun. Dana yang cukup besar itu digunakan untuk membangun fasilitas mumpuni bagi LGD Gaming. Kota eSports itu akan berfungsi sebagai rumah organisasi untuk tim League of Legends Pro League.

Berdirinya kota eSports itu merupakan hasil kerja sama antara LGD Gaming dengan Allied Esports. Sebelumnya telah ada fasilitas serupa di Tianjin, Shenzhen, dan Beijing namun bukan dari pemerintah. Rencananya pemerintah kota Hangzhou juga akan kembali membangun 14 fasilitas esports sebelum 2022. Tentu jumlah ini terbilang fantastis.

Belum lagi anggaran biayanya mencapai ¥ 15,45 miliar atau setara dengan Rp32,6 triliun. Dengan biaya tersebut, rencananya di dalam kota eSports akan dibangun akademi eSports, hotel bertema eSports, taman hiburan, pusat bisnis, dan rumah sakit yang dirancang untuk pemain esports. Pemerintah Hangzhou berharap dengan didirikannya kota eSports maka lebih dari 10.000 calon profesional eSports akan tertarik untuk menyewa. Jika rencana itu berhasil, pendapatan dari pajak bisa menghasilkan ¥ 1 miliar atau setara dengan Rp2,1 triliun.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement