Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menguak Misteri Jembatan Panus Depok, Mereka Semakin Banyak! (4)

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Kamis, 21 Maret 2019 |23:59 WIB
   Menguak Misteri Jembatan Panus Depok, Mereka Semakin Banyak! (4)
Jembatan Panus Depok. (Foto: Okezone)
A
A
A

KAMI sampai di ujung jembatan, di sana kami disambut oleh salah seorang warga sekitar yang tinggal di dekat Jembatan Panus Depok. Furi Harun, Perempuan Indigo ini pun mencoba mewawancarai bapak yang sudah 40 tahun tinggal di dekat Jembatan Panus.

Furi pun bertanya apakah ada kejadian-kejadian aneh di sekitar sini. Bapak yang tidak ingin disebutkan namanya itu pun mengisahkan beberapa kejadian, seperti ada dua anak naik angkot tapi di dalam ternyata ada tiga, atau orang dengan badan yang terpotong muncul.

"Dulu arwah muncul kadang datang dari bawah kadang dari atas. Tapi, sekarang mereka tidak pernah lagi ganggu," ucap warga.

Furi pun menanyakan apakah banyak kasus pembunuhan di daerah sini. Si bapak pun nampak kurang memahami apakah ada kasus pembunuhan, tapi yang jelas jembatan ini memang digunakan sebagai tempat untuk membuang mayat, termasuk mayat mutilasi yang kami temui beberapa waktu sebelumnya. "Sekarang banyak yang keganggu pak?" Tanya Furi, yang dijawab dengan gelengan oleh si bapak.

Baca Juga: 6 Pedagang Makanan Punya Badan Seksi, Nomor 6 Bikin Melek

Furi pun mencoba menanyakan masalah kelapa yang dibuang, rupanya kelapa tersebut adalah bentuk sajen yang sering dibuang di jembatan. Memang, tahun ini belum ada yang melakukan tapi dia membenarkan bahwa tahun lalu ada orang yang membuang kelapa tersebut. Salah satu alasannya, karena sudah ada orang yang mengontrol jembatan di malam hari.

Di saat asyik berbincang dengan penduduk sekitar, Furi tiba-tiba memanggil salah satu orang dari timnya. Saya yang saat itu tengah mengecek pesan Whatsapp di handphone pun langsung mengalihkan pandangan. Sekira pukul 00.30 tepatnya, saat Furi mengatakan ada salah satu hantu yang mau masuk ke tubuh Mbak Anna, timnya. Anna pun sadar kalau ada energi yang ingin mengontrol tubuhnya, hanya saja dia sekuat tenaga menahannya.

Saya pikir Furi akan menyuruh dia berdoa, seperti yang dia lakukan sebelumnya terhadap salah satu timnya. Tapi dugaan saya salah, Furi malah meminta agar Anna tidak menahan energi tersebut dari tubuhnya. Dengan kata lain, Furi meminta agar Anna bersedia menjadi medium bagi salah satu arwah di situ. Wahhh.. Semakin menarik nih, ucap saya dalam hati.

Sayangnya, ritual yang biasanya saya saksikan hanya televisi itu tidak bisa terwujud, lantaran Anna yang memang sedang tidak ingin menjadi medium. Meski begitu, Anna tetap mendeskripsikan siapa hantu yang dari tadi mencoba masuk.

Menurutnya, hatu itu adalah seorang laki-laki yang ingin meminta tolong. Tapi mungkin karena terlalu menakutkan, Anna pun enggan mengisahkan sosok tersebut. Hanya dalam gambarannya, tangan lelaki tersebut terus mencoba mengapai-gapai. "Ini kalau diterusi udah pusing nih mbak," jelas dia kepada Furi. "Sayanya juga stop aja deh, saya juga sudah gak konsen," tambah dia.

Baca Juga: 5 Penampilan Shanina Shaik, Model Victoria s Secret yang Dihujat karena Tampil Bugil

Meski rasanya Anna ingin segera mengalihkan ke topik lain, seperti yang saya akan lakukan juga jika jadi dia, tapi Furi tetap mencoba mencari tahu apa yang ingin disampaikan si hantu penasaran itu. Anna pun menutup matanya dan mencoba mendengarkan suara si hantu itu, dibantu oleh Furi yang menggenggam tangannya.

Anna pun mulai menyampaikan pesan hantu tersebut. "Dia minta disempurnakan, di doakan," katanya. Namun ekspresi Anna kemudian berubah menjadi cemas dan berakata "Tangan saya ada di bawah". Furi pun mencoba menanyakan nama hantu tersebut, yang dijwab "Heri" oleh Anna.

Furi masih lanjut bertanya, apalagi yang hantu Heri ingin sampaikan? Anna pun menjawab "Tolong doakan saya mbak. Badan saya dibuang, tapi saya sudah ikhlas," kata dia dan Anna pun langsung merasa pusing.

Furi pun meminta semua semua tim berdoa untuk hantu Heri, karena hanya itu yang bisa kami lakukan. Karena untuk menemukan keluarganya pasti akan membutuhkan waktu lama. Karenanya, dia meminta doa menurut ajaran dan kepercayaan masing-masing. Kami pun berdoa bersama di bawah guyuran hujan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement