Menurutnya, Indonesia yang memiliki ratusan suku, etnis, latar belakang, serta agama dan kepercayaan memiliki tradisi budaya yang berbeda-beda. Hal itulah yang akan memberikan pengalaman unik dan berkesan bagi para wisatawan. Belum lagi terdapat objek wisata modern seperti lapangan golf di Pulau Bintan.
Setelah itu, para peserta tour operator mendengar presentasi mengenai batik. Selanjutnya, mereka merasakan sendiri pengalaman membatik. Kelas membatik dipandu oleh Muhammad Nauval dari Sanggar Batik Komar dan Epi Gunawan dari Barli Studio Art. Para peserta terlihat serius mengikuti tahap demi tahap membatik. Terlebih tradisi dan budaya ini tak didapatkan di negaranya.
Baca Juga: Asal-usul Pengucapan "Cheese" saat Berfoto, Artinya Bukan Keju Lho
Dubes RI untuk Jerman, Arif Havas Oegroseno menyampaikan batik hanya satu dari sekian ribu warisan budaya Indonesia. Namun alasan kuat untuk membuka kelas membatik adalah karena batik sudah mendunia dan banyak diaplikasikan sebagai bagian dari fesyen yang unik serta menarik. Selain itu, pada 2009 lalu, batik juga sudah diakui UNESCO sebagai Intangible Cultural Heritage of Humanity.