Agar bisa mandiri, mereka harus tahu keterampilan yang ingin ditekuni itu seperti apa. Kemandirian lain yang harus bisa mereka lakukan itu seperti buang air kecil, ganti baju, dan tidur. Kemudian skill juga penting, seperti melukis, menyanyi, dan berdansa.
Orangtua pun harus peka terhadap kemampuan anaknya dan bantu mengasah bakatnya. Anak penyandang Down Syndrome tidak boleh dibiarkan asal-asalan dalam hal ini, orangtua harus terus mengawasi dan bertanya kepada anaknya tentang apa yang mereka sukai. Untuk ke depannya, mereka diharapkan tidak terlalu bergantung terhadap orangtua dan mereka bisa memberikan kontribusi penting untuk masyarakat.
Para penyandang Down Syndrome juga bisa memiliki pekerjaan seperti orang lain, tentunya sekali lagi, dengan bantuan khusus dari orangtua ataupun komunitas dan yayasan seperti ISDI (Ikatan Sindroma Down Indonesia) dan POTADS (Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome) agar bisa mendapatkan personal growth dan skill training. (mrt)
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.